Bintang Desa

Bintang Desa

Ada tempat yang tinggi, tinggi sekali, dimana manusia tidak membuang-buang energi untuk cahaya yang percuma, dimana desau angin terasa menusuk, dan serangga membuat sarang, serta kerinduan memburu seperti setan.

Bintang-bintang itu tetap tinggi hati, masih lebih tinggi dari tiang listrik, dari pohon kelapa, dari merapi, tapi bisa dinikmati seperti bentang layar raksasa, berselang seling dengan awan dan hujan, bebarengan dengan gigil dan kesenyapan.

Tak mengerti? aku memang membicarakan yang sudah lama pergi, yang merambati waktu, dan cuma tiba beritanya. Dan aku di sini menikmati malam di belakang kamera, yang dijunjung tinggi oleh besi berkaki tiga. Menikmati apa yang coba kukenali.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: